Skip to content

Tentang Kita

Seputar Informasi dan Rekomendasi

Menu
  • Home
  • Tentang Kita
  • Hubungi Kita
Menu

Addendum Nilai Kontrak Selesai, Tapi Emeterainya Sudah Tepat?

Posted on Monday, 26 October 2026 by ArgaPati

Dokumen perubahan nilai kontrak, seperti addendum, umumnya memerlukan emeterai karena berstatus perjanjian. Meterai elektronik dibubuhkan pada berkas digital, biasanya PDF, setelah isi final dan tanda tangan para pihak lengkap. Urutan yang tertib mencegah dokumen ditolak atau harus diulang.

Mengapa Perubahan Nilai Kontrak Ikut Dikenai Meterai

Perubahan nilai kontrak biasanya dituangkan dalam addendum atau amendemen. Dokumen ini mengubah isi perjanjian pokok, sehingga ikut berstatus perjanjian. Dalam UU Nomor 10 Tahun 2020 tentang Bea Meterai, dokumen perjanjian dikenai tarif Rp10.000. Tarif itu sama untuk meterai tempel maupun emeterai.

Bayangkan proyek renovasi gedung yang nilainya naik akibat tambahan pekerjaan. Kedua pihak sepakat, lalu addendum ditandatangani tanpa meterai. Kekurangan itu baru terlihat saat dokumen dibutuhkan untuk penagihan atau audit. Pemeteraian kemudian bisa dilakukan, tetapi prosesnya lebih rumit.

Nilai kontrak sering berubah karena perubahan lingkup, selisih volume, atau penyesuaian harga material. Apa pun penyebabnya, addendum menjadi dasar baru bagi kedua pihak. Karena itu, kelengkapan formalnya perlu dijaga sama seperti kontrak awal.

Urutan Pembubuhan yang Sebaiknya Dipatuhi

Dokumen digital punya alur yang berbeda dari dokumen kertas. Isi addendum harus final lebih dahulu, termasuk angka dan lampiran. Setelah itu para pihak menandatangani, dan emeterai dibubuhkan sebagai langkah terakhir. Jika isi berubah sesudahnya, dokumen berisiko harus diproses ulang.

Praktik ini lazim dipakai penyedia layanan, meski ketentuan tiap platform dapat berbeda. Panduan tahapan pemeteraian dan penandatanganan dokumen elektronik dapat dipelajari di www.ezsign.id.

Menyiapkan Tanda Tangan Sebelum Dokumen Dimeterai

Cara buat tanda tangan digital untuk addendum relatif singkat. Berkas PDF diunggah, penanda tanda tangan ditentukan, lalu tiap pihak menerima undangan. Tanda tangan digital membantu membuktikan siapa yang menyetujui perubahan nilai. Fungsinya berbeda dari emeterai, yang berkaitan dengan kewajiban bea atas dokumen.

Contohnya, kontraktor di Surabaya dan pemilik proyek di Jakarta perlu menyetujui addendum yang sama. Tanpa proses digital, dokumen harus dikirim bolak-balik lewat kurir. Dengan undangan daring, kedua pihak cukup membuka tautan dari perangkat masing-masing.

Verifikasi identitas penandatangan juga perlu diperhatikan. Penyedia layanan umumnya meminta data dan mencocokkannya sebelum dokumen ditandatangani. Dengan begitu, jejak persetujuan tercatat rapi dan dapat ditelusuri kembali.

Meterai Tempel atau Elektronik: Mana yang Lebih Praktis

Dokumen kontrak yang berpindah antarpihak sering menyulitkan meterai tempel. Tabel berikut merangkum empat kriteria yang biasa dipertimbangkan.

Kriteria

Meterai Tempel

Emeterai

Format dokumen

Kertas fisik

Berkas digital (PDF)

Tarif

Rp10.000

Rp10.000

Pengiriman antarpihak

Perlu kurir atau tatap muka

Cukup dikirim secara daring

Penyimpanan

Arsip fisik, rawan rusak

Arsip digital, mudah dicari

Perbedaan ini terasa jelas pada kontrak dengan banyak pihak. Dokumen fisik harus berkeliling dari satu kantor ke kantor lain. Versi digital bisa diproses paralel tanpa menunggu giliran.

Panduan Praktis Menjelang Pemeteraian

Kesalahan kecil sering muncul pada tahap akhir. Daftar berikut disusun dari kebutuhan lapangan yang lazim ditemui.

  1. Pastikan nilai kontrak baru dan nomor kontrak pokok konsisten di seluruh halaman.
  2. Simpan dokumen dalam format PDF dan periksa setiap halaman sebelum diunggah.
  3. Tentukan penandatangan yang berwenang, sesuai akta atau surat kuasa perusahaan.
  4. Minta semua pihak menandatangani sebelum emeterai ditempatkan.
  5. Letakkan emeterai di area kosong, bukan di atas teks atau angka penting.
  6. Unduh hasil akhir dan simpan bersama dokumen kontrak pokok.

Pertanyaan yang Sering Muncul dari Tim Proyek

  • Apakah setiap addendum perubahan nilai wajib memakai emeterai? Addendum yang mengubah perjanjian umumnya dikenai bea meterai, sehingga perlu emeterai atau meterai tempel.
  • Apakah tanda tangan digital menggantikan emeterai? Tidak, keduanya punya fungsi berbeda dan sebaiknya digunakan bersamaan.
  • Berapa tarif emeterai pada dokumen perjanjian? Tarifnya Rp10.000 per dokumen sesuai UU Bea Meterai.

Dokumen Kontrak yang Makin Rapi ke Depan

Perubahan nilai kontrak akan terus terjadi seiring dinamika proyek. Dokumen yang tertib sejak awal memudahkan penagihan dan audit di kemudian hari. Digitalisasi tanda tangan dan meterai membuat prosesnya lebih cepat dan terlacak. Bagi tim yang ingin memahami praktiknya, ezSign dapat menjadi salah satu rujukan penyedia layanan tersebut.

Recent Posts

  • Addendum Nilai Kontrak Selesai, Tapi Emeterainya Sudah Tepat?
  • Mengapa Total Bayar Bisa Berbeda Saat Beli Pulsa?
  • Approval Berlapis Diam-Diam Memperlambat Implementasi ERP, Ini Penyebabnya
  • Pengalaman Sewa Bus Surabaya dari Penataan Jadwal hingga Koordinasi di Lapangan
  • Panduan Membawa Anak dan Balita Saat Umroh: Strategi Perjalanan Nyaman bagi Keluarga

Categories

  • Agama
  • Berita
  • Bisnis
  • Dekorasi
  • Desain
  • Elektronik
  • Fashion
  • Fotografi
  • Furniture
  • Gaya Hidup
  • Industri
  • Industri
  • Internet
  • Konstruksi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Properti
  • Teknologi
  • Tips
  • Wisata
© 2026 Tentang Kita | Powered by Superbs Personal Blog theme